Tanah Air Tinta Sastra
Tanah Air Tinta Sastra
aku kadang gugup gempita
mengunyah mentah daging ide-ide
untuk kutenung menjadi kain sastra
yang kadang kala sekawanan ilusi
memuntahkan anyir cacian pada kain itu
entah mereka sudah bosan dengan tenunan sastra
atau lupa jati arti pena dalam jantung keindahan kalbu
aku kadang gugup gempita
mengunyah mentah daging ide-ide
untuk kutenun menjadi kain sastra
aku takkan berhenti
menggigit dan memakan lahap paragraf
demi sebuah pertahanan anggunnya karya
entah suatu senja sumpah serapah imbalannya
ini harga mati, seperti tanah airku
takkan kubiarkan mereka merampas semangat tinta pujangga
inilah tanah air tinta sastra kami
Karya: Muklisin Amsar Al-Bonai
Pekanbaru, 12 Juni 2011

Comments
Post a Comment