Tangan Kecil
Tangan Kecil
Tangan kecil dekil itu
kembali terhunus
berjaja iba pada pengunjung bumi
Tangan kecil lusuh itu
Mencoba mekar bak kembang,
namun layu karena asa sebutir nasi,
beberapa recehan koin
yang sengaja dibuang
dari tangan-tangan besar sisa-sisa dari pesta
semalam tadi..
Tangan kecil pilu itu
orbitnya di antara trotoar tajam langkah
berselimut tebal debu jalanan
Tangan kecil di persimpangan jalan
lampu merah sebagai tombol star
isarat tangan kecil menjaja iba lagi
menangkap koin kosong dari mereka yang pelit iba
“Pak, buk.., kasihani saya....”
Tangan kecil anak kecil itu
isarat rapuhnya tangan besar
tiada kunjung mengulur belas
walau hanya beberapa butir beras
Tangan kecil itu dikabiri tangan besar
Di kursi panas, namun empuk
dengan sejuta maya asa
Kasihan, tangan kecil..jangankan kursi empuk
Kursi kayu pun lapuk..
Tangan kecil dekil itu
kembali terhunus
berjaja iba pada pengunjung bumi
Tangan kecil lusuh itu
Mencoba mekar bak kembang,
namun layu karena asa sebutir nasi,
beberapa recehan koin
yang sengaja dibuang
dari tangan-tangan besar sisa-sisa dari pesta
semalam tadi..
Tangan kecil pilu itu
orbitnya di antara trotoar tajam langkah
berselimut tebal debu jalanan
Tangan kecil di persimpangan jalan
lampu merah sebagai tombol star
isarat tangan kecil menjaja iba lagi
menangkap koin kosong dari mereka yang pelit iba
“Pak, buk.., kasihani saya....”
Tangan kecil anak kecil itu
isarat rapuhnya tangan besar
tiada kunjung mengulur belas
walau hanya beberapa butir beras
Tangan kecil itu dikabiri tangan besar
Di kursi panas, namun empuk
dengan sejuta maya asa
Kasihan, tangan kecil..jangankan kursi empuk
Kursi kayu pun lapuk..

Comments
Post a Comment